Sesudah Api

(1)
Sesudah api lesap pada fragmen malam, kesendirian bagai mencengkeram kuduk diam-diam
doa-doa menggantung langit-langit ruang
dan seorang perempuan meringkuk semenjak petang
"Wahai hantu dari hala selatan
usaikanlah kembara - gentayangan di jiwa perempuan bimbang
carilah jiwa lain yang kukuh bagai trembesi
yang luput dicicipi gergaji tebang"
teriak perempuan dalam hati

Namun api telah meliukan diri sebelum padam, jiwa perempuan itu tak pernah usai mengutarakan dendam.

(2)
Sesudah api undur diri
lepas nyala
jelaga seketika menyongsong mata
doa-doa perempuan berjiwa bimbang
berhambur dan terbang
menyelinap di kisi ventilasi
melesat menuju hitam cakrawala
sementara malam semakin tinggi

Perempuan itu menggigil dan menerka-nerka
kegelapan lain yang tak lagi bisa dinujum mata.

Januari 2015
"Puisi Kinanthi Anggraini"
Puisi: Sesudah Api
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top