loading...

Akhir Tahun 2014

Aku masuk ke dalam hari baru yang merdu hari itu.  Sudah lama aku tidak melihat pemandangan berkabut, yang sejuk, penuh embun dan matahari yang memancarkan hangatnya kebahagiaan. Sesekali kucium bau rumput basah sambil kudengar tawamu yang renyah sementara langit biru setia merekah. Hidup dalam sebuah hari baru, alangkah dahsyatnya.

Kami pun duduk di sebuah taman, depan kolam dimana ikan dan kata berenangan di tengahnya. Kami diam 1000 basa.  Air berpusing, dan kata-kata menggenang tenang. Dan kabut menyamarkan bayanganmu. Alangkah nyaringnya hidup dalam sebuah hari baru.

Kami lalu melempar batu ke tengah kolam, dan  kulihat  percik air memekik tertahan. Dan di dalam bening air itu, -yang dipenuhi kabut itu,- aku menatapmu, dan kamu menatapku. Aduh,  lihat, betapa berkecipak dan berdegupnya hidup.

Andaikan, -ya andaikan-,   aku diberi-Nya  waktu  sebentar lagi. Mungkin aku akan lebih dalam merenangi hatimu dengan puisi yang lebih bisa menghibur hatimu.

Desember, 2014
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiAkhir Tahun 2014
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top