Batu Ombak Banteng

Tentu kelak kau akan mengerutkan kening
menerka muasal kami muncul lantas berbaring
mengenakan baju merah hitam aksen abu-abu
bertapa di bibir pantai yang bermata biru.

Kau bertanya mengapa bukan karang
biar rahasia lebih berasa terang benderang
namun kami benar-benar batu sekeras palu
tak perlu repot kepalamu kau coba adu.

Jangan pernah memanggilku malin kundang
aku bukan anak lelaki yang durhaka pada ibu
carilah jawab di pemandian parangwedang
yang bisa memunculkan air suam-suam kuku.


Surakarta, 22 Januari 2014
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
PuisiBatu Ombak Banteng
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top