loading...

Bayang (Aku) Maut

Pada akhirnya kau takkan sanggup temukanku
antara puing percumbuan di kota yang kutinggalkan
aroma tubuh jadi hantu gumam sepanjang malam
reringkuk rindu busuk sendiri, kau tersekap nyeri.

Lalu-lolong menyeruak sepi di batas pencarian
bola api berletupan-berlesapan matamu terbakar
lalu-lolong kian menyalak-salak, aku tak jua ditemukan
hingga sampai jiwamu di batas kesadaran.

Aku datang bagai bayang di derai hujan cuka
alirkan salam pedih pada setiap nganga luka
kau mengejang aku tetap bayang beriring maut
di kepalamu segalanya telah kutancapkan!

Cilegon, Banten
28 April 2012
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiBayang (Aku) Maut
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top