Buka Puasa

Kini, langkah kita hampir sampai di tempat matahari terbenam,
Saat selendang senja lebih dekat dari waktu yang kita janjikan,
Kita sama-sama menelanjangi  mega yang tergurat di pelataran langit hati kita
Sesekali camar yang berputar-putar di perut kita
Mencericit dan hinggap di sebuah pohon yang tak jauh dari tempat kita terduduk.
Orang-orang berpulang dari perjalanan mereka,
Tapi kita tak berani menanyai mereka,
Karena raut mereka telah mampu mengabarkan
Hasrat  rindu untuk  berpulang.
Tetapi, sekian lama terdiam, kita menjadi bagian dari mereka,
Kita menggendong peluh sehari ini,
Keringat dan airmata sama ngalirnya,
Tapi sesungging senyum kita temui, seusai kumandang adzan
Mencerua di penghujung senja.
Lalu kita meneguk air wudhu bersama, yang paling madu, yang paling
Rindu.

2012
"Dimas Indiana Senja"
Puisi: Buka Puasa
Karya: Dimas Indiana Senja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top