Cinta dan Kematian

Larilah...
terus lari
hingga jauh
hingga rindu
isyaratkan waktu
ke arahku seluruh
langkah itu kembali
dalam pesakitan
gigilmu gigilku
rajut harap
sidekap!
sibaklah luka
lukamu lukaku
luka-luka menganga
darah hitam memerah
di perutku di perutmu
mengalir segala bencana
luka siapa paling lara?
yang lari - yang menanti
yang mengerang - yang menerjang
kalah menang akhir adalah pulang
kemas segala cemas
remas segala ganas
diam dan saksikan
ketika hati kian rabun
maut menari di ubun-ubun
rasakanlah betapa cinta
begitu dekat dengan kematian!

Cilegon, Banten
20 september 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiCinta dan Kematian
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top