loading...

Cinta Dekat Pulau

Di jalan menuju biru
si dara mahir berlagu:
“Kuperam gempa di perutmu,
kusadap api di kerucutmu.”

Di jalan menuju jingga
si bujang membuka peta:
“Kusesap laut berhati muda,
kupagut pulau bermata dua.”

Ketika sirip hiu
menggores lunas perahu
kauusap ujung batangku
hingga habis ngilu.

Di jalan menuju lagu
derap kaki sang bujang-dara
menyerakkan putih terumbu
ke luas jantung yang berbisa.

Ketika kulit sagu
mencapai matahari
kututupi buah dadamu
dengan biji kenari.

"Puisi Nirwan Dewanto"
PuisiCinta Dekat Pulau
Karya: Nirwan Dewanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top