Di Atas Kereta

Hari terang tanah ketika kereta jalan bergegas. Kami sedang menuju Negeri Awan. Di samping kami, pohon-pohon berlarian sepanjang rel. Kami lihat lazuardi di kejauhan. Di balik kaca, hamparan sawah becek, dan ladang gambut terburai seluas mata kami memandang.

Kereta terus bergegas. Jajaran tiang listrik  ikut melintas. Juga pohonan. Mungkin juga kata-kata berhamburan ditiup angin tempias. Semua tampak ingin lekas. Kami lihat lazuardi di kejauhan. Langit berubah kelabu. Mungkin rembang petang. Kaca jendela makin berembun. Di balik kaca, kereta terus berderak. Hari belum selesai.

“Di stasiun mana kereta ini akan berakhir kelak?” tanyamu tiba-tiba. Aku pandang wajahmu.  Kamu meringkuk di balik mantel. Hatiku bergolak. Aku diam, tak menjawab. 

Kulihat seekor burung gagak lewat di jendela dekat tempat dudukmu. Koakkkkk…!

2016
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiDi Atas Kereta
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top