Gadis Desa

Siul pagi betapa manis
mengusap pipi gadis
dadanya telanjang setengah
jantung di tengah sawah
wajahnya sumringah.

duilah siapa punya dia
anak petani orang desa.

Padinya semilir hijau
orang memandang diri terpukau
pipit pagi ramai berkicau.

derai-derai angin pagi
derai hati memandang padi
mengalun hijau lautan
tersungging senyum perawan.

Ah, gadis manis gadis desa
jangan pergi ke kota
sebab banyak lelaki jalang
sebab nabi-kota curang.

Ah, gadis manis gadis desa
hatiku lekat di dadamu
aku di kota merendam cita
segera pulang membangun desa.

1961
"Puisi Piek Ardijanto"
PuisiGadis Desa
Karya: Piek Ardijanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top