Garam

Lautan jauh, terima kasih.
Meski kuhapus wajahmu
kaukirim keringatmu
ke piring putih ini.
Tukang jagal, terima kasih.
Meski kubekukan tanganmu
kauberi merah jantung
ke ujung pisau ini.
Asparaga, terima kasih.
Dengan juntai rambutmu
aku masih juga menampung
sungai darah ini.
Juru museum, terima kasih.
Dengan peta purbamu
aku berani menawan
lembu jantan Sinsinawa.
Kentang bakar, terima kasih.
Ke arah lambung birumu
aku mampu mengasah
taring serigala ini.
Prairie du Chien, terima kasih.
Kaupucatkan meja makanku
hingga aku betah memelihara
arang bara di kantung celana.
Susu masam, terima kasih.
Sebab kujilati cerminmu
kaukembarkan payudaraku
dengan aprikot jingga ini.
Peluh lautan, terima kasih.
Kausembunyikan Mississippi
agar aku mulai mengerat
lidah hangusku sendiri.

2007
"Puisi Nirwan Dewanto"
PuisiGaram
Karya: Nirwan Dewanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top