loading...

Hidup Indah Bagi Parulian

Siang membeku di jalanan.
Dia duduk di bangku membaca buku
Di sampingnya Mary, istrinya
Di hadapan mereka, berkepul dua cangkir kopi.
Hidup begitu indah bagi Parulian.
Tubuhnya terpaku di dalam rumah
Tapi jiwanya bersama hujan
menderas ke mana-mana.
Udara mengalir di dahan dan ranting
Mengembus entah ke mana.
Entah ke mana.

2017
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiHidup Indah Bagi Parulian
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top