loading...

Ingat Ibu
(ultah almarhumah ibu ke 73 - 24 juni 2010)

Aku ingin pergi jauh, kataku pada ibu. Aku menoleh jauh ke luar jendela. Langit basah berembun. Daun dan ranting lunglai di bingkai kusen.

Ibu -di dalam kubur- memelukku, mengelus rambutku, dan berkata, 
Rumahmu di dalam perutku. Kemana kamu akan pergi?” 

Aku peluk perut ibu. Aku mendengar detak jantung di dalam perut ibu. Aku mendengar suara di perut ibu. “Anakku....” Suara itu bertalu-talu.

Aku merasa ngilu. Ibu terus memelukku, dan mengelus rambutku. Aku menoleh jauh ke luar jendela. Embun berkerumun jadi kabut. Hatiku ngelangut. Ingat kata-kata Ibu. Ingat perut ibu. Ibu yang terus hidup dalam pikiran dan perasaanku.

22 Juni 2010
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiIngat Ibu
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top