loading...

Jarum Jam

Di ujungnya ada; festival cahaya, parade bunga
kurban air dan emas lunak yang disurut oleh semut 
dan sudut itu ada liukan bekas sungai kering  yang
mempunyai telaga darat yang ditumpangi kereta.

Waktu itu aku menjadi rintik
dalam detik
Waktu itu aku menjadi suara
dalam menitnya
Waktu itu aku menjadi cerita
pada genangan debu
yang takut untuk berkedip.

Ketika butir-butir mengikat
ujung plastik sampai buta
saat itu juga terbentuk ayunan
sebulat konfirgurasi cahaya.


Gedung Pascasarjana UNS, 2014
"Puisi Kinanthi Anggraini"
Puisi: Jarum Jam
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top