loading...

Jendela

Ukiran kayu pohon bernama akasia
dengan lubang celah berjumlah dua saja
berbolak-balik, dikipas angin sang batara
beranak-pinak melengking suara
bergerak bolak-balik seirama.

Tak betah terlihat rapi
keributan kecil membunuh mimpi
di matamu ada televisi
saat udara luar tak bisa masuk lagi.

Bercakap-cakap dengan kaca
berteman dengan peristiwa
menjadi pengamat yang diam saja
arah pandang kerucut di sudut ruang hampa.

Berjelaga
gurat wajah mata gua
tak akan karam, hingga rata.

20 November 2013
"Puisi Kinanthi Anggraini"
PuisiJendela
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top