loading...

Kenangan untuk Si Dia

Dia tidak pergi
ia kembali,
menyisir rambut
di depan cermin
melihat bayang-
bayang
nya sendiri

Saat itu jendela basah
air di kaca tersisih oleh hujan
angin meriap ke engsel pintu
dan dia duduk di situ

Waktu senja turun
waktu malam mulai kelam
dia pergi lagi
sampai kini
tak kembali

Jadi dia pergi
ia menyanyi sendiri
dipalu gelisah
ditikam gelisah

Aku bertanya:
adakah di sana seseorang menanti?

2009
"Kurniawan Junaedhie"
Puisi: Kenangan untuk Si Dia
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top