loading...

Kutulis Puisi di Pasirmu

Hanya doa
sembunyi di batu-batu
di mawar sunyi
di pagar rindu
di langit sengit
aku menyebut
membawa benang-benang baru
untuk hidupku
hidupmu.

Ia tertulis di telapak tangan
lihatlah garis-garisnya!
Ia tak bisa diubah
bahkan oleh kenangan

Kutulis puisi pada pasirmu

Ingatkah kau pada lampu tua itu
bangku rotan coklat penuh rayap kayu
dinding putih penuh kaligrafimu
tirai hijau berderai-derai
mendengar rinduku yang tak sampai padamu
karna kupilih mawar sedang aku berduri
kusembah tiang-tiang sedang aku bambu
kubaca zikir sedang aku sihir
kuhiba laut sedang aku lembah takut

Kutulis puisi pada pasirmu

Betapa sakit doaku yang menunggu sampai
di antara doa karang
ikan
ombak
nelayan
para pemabuk di laut itu.

Aku ingin mengurai cinta
seperti puisi pasir pejalan sunyi
meski terhapus gelombang
yang dikirimkan doa ikan-ikan
meski impian
tak cukup untuk dituliskan

Anak-anak surau
membaca hurufmu
di antara tiang-tiang perahu
ketika matahari mulai sembunyi

Dan aku masih
menulis puisi di pasirmu.

Tegal, 2008
"Puisi Nana Riskhi Susanti"
Puisi: Kutulis Puisi di Pasirmu
Karya: Nana Riskhi Susanti

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top