Bisnis

header ads

Puisi: Lelaki itu Pulang

Lelaki itu Pulang

Hujan turun sejak pagi orang orang sekampung telah berdatangan,
lelaki itu untuk pertama kali kembali sehabis 40 tahun berjalan

Di halaman rumah pusaka jambu merah sedang lebat berbuah,
dipetiknya setangkai lalu manisnya menjalar rasa tak sudah.

Bergurau dengan orang sekampung baju ditanggalkan tanda mata,
nenek-nenek memandang dengan menahan gelak tawa.

Rambutan buahnya rendah manggis matang jatuh satu satu,
istri dan anak-anaknya minum kelapa muda melepas dahaga rindu.

Lelaki itu mendengarkan cerita dia ditembak mati karena komunis,
ketika G30S pecah ini fitnah laku buat membangkitkan bengis.

Semua gembira yang dikabarkan mati telah pulang,
semua berjabat tangan dengan lelaki yang dikatakan hilang.


Amsterdam, 4 April 2008
"Puisi Mawie Ananta Jonie"
PuisiLelaki itu Pulang
Karya: Mawie Ananta Jonie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar