Bisnis

header ads

Puisi: Luka yang Kau Cinta

Luka yang Kau Cinta

Jika ini kau sebut sebagai luka
mengapa kau simpan dalam dada?
mematikan lampu dan menutup pintu
memintanya membuahi anak-anak luka
membuat catatan, kata adalah airmata.

Kehadirannya tercela
tapi setiap sepi mendekap
kau pinta ia menemani lengang jiwa
hingga penuh sesak dan muntah darah.

Nikmat bukan?
Memotong-potong hati sendiri
membagikannya pada yang lapar
dan kulitmu kau biarkan terkelupas
ngangalah segala luka
yang kaucinta.

Cilegon, Banten
13 November 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiLuka yang Kau Cinta
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar