Memasuki Rumah Kenangan

Di pekarangan, kulihat pohon jambu
seakan hidup yang terayun.
Dari dahan ke ranting.
Dari buaian ke tanah merah.

Di ruang tamu,
sepi bergantung di langit-langit,
seperti awan kelabu
yang menjarah-jarah keping-keping hatimu.

Di dalam  kamar,
ingatanku terpaku, ke dinding waktu
Aku di dalam dindingmu
Kamu di dalam dindingku.

Kubuka jendela:
Sinar matahari masuk
Bersirobok dengan
angin yang memukul kayu.

Kalau aku bahagia
Dunia pasti ikut bahagia.

2015
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiMemasuki Rumah Kenangan
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top