Bisnis

header ads

Puisi: Menitipkan Sepi (Karya Piek Ardijanto)

Menitipkan Sepi

Kepada siapa kutitipkan sepi
meski telah menggelincir mentari
kepada bayi lahir subuh tadi yang baru pandai menangis nyaring
kepada si tua renta yang menanti ketukan pintu waktu.

Kepada siapa kutitipkan sepi
kuharap pohon diri belum akan merasi
tudung akar masih menembusi tanah liat
kulit batang masih menyalut kuat
daun merimbun hijau muda
bunga-bunga lebat menguntum akan jadi buah segar
ranum-ranum berjatuhan dekat pangkal batang
dipunguti anak cucu mendatang.

Kepada siapa kutitipkan sepi
kepada angin meniti waktu.

1998
"Puisi Piek Ardijanto"
PuisiMenitipkan Sepi
Karya: Piek Ardijanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar