Menjadi Pembangkang Milik Setiap Orang

Harapan yang ikut disenandungkan sejak masa muda belianya,
masih jauh dari jangkauan dan mimpi hidup yang nyata,
sedang kereta yang ditumpanginya sudah silih berganti,
dalam perjalanan ke beberapa benua dan negeri,
remuk redam kehidupan orang sekampung,
didukungnya juga ikut menanggung,
pada perantauan dan,
persinggahan.

Berapa ratus kali musim telah berganti dan dia ada di dalam
membawa keluh kesah penduduk yang tak pernah diam
hari ini bicara soal bencana alam besok digusur,
hari ini harga naik bayi mati belum dikubur
yang memekik dan mengeluh
tidak akan jadi merapuh
menjadi pembangkang
milik setiap orang!

Amsterdam, 15 Februari 2007
"Puisi Mawie Ananta Jonie"
PuisiMenjadi Pembangkang Milik Setiap Orang
Karya: Mawie Ananta Jonie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top