Namsan

Malam ini sebuah kunci kulempar di atas kota
bersama lampu yang berkelip di bawah senja
mereka hidup di tepian salju yang bertumpuk
berongga di jaket dan syal ungu yang kupeluk.

Kakiku menggantung di menara komunikasi
menjulang setinggi 263 meter di atas bumi
di antara jajaran gedung 605 kilometer persegi
dalam perut gunung namsan, 24 tahun berdiri.

Di sinilah ribuan merpati rapat berpejam janji
dengan gembok yang sengaja kehilangan kunci
ribuan nama dan pesan yang dahulu menghuni
dari sepasang harapan yang merayu untuk abadi.

Sementara ujung hidungku mulai memerah
di kota seoul, dengan kerudung kuning cerah.

Magetan, 1 Maret 2014
"Puisi Kinanthi Anggraini"
PuisiNamsan
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top