Perempuan dalam Sajak
(Susy Ayu)

Bagaimana mungkin, 
seorang perempuan muncul dalam sajakku
Seperti pendar waktu, 
dan gigil kelam, 
dia leleh di pundakku
Licin bagai lilin, 
lidah kami kemudian berpilin
Kami menyelam dan berenangan di laut kata
Terasa ngilu. 
Giris dan lapar
Kami seakan tembikar terbakar 
dalam seonggok nafsu
Lalu, ujarku: sajak, kenapa perempuan itu 
masuk ke dalam kalimatku?

2009
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiPerempuan dalam Sajak
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top