Bisnis

header ads

Puisi: Perjalan Kemarin (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Perjalan Kemarin
(Bersama Kang Omat)

Kemarin kita satu kereta. Di gerbong lima
dari stasiun Merak ke Tanah Abang.

Matamu menelusup antara tubuh penumpang
yang berdesakan. Lalu mengerdip: berpaling
ke arah jendela - ke pemukiman-pemukiman itu
- dengan sedih.

“Kita masih sangat muda untuk mengalah...”

Katamu terbata. Dan aku tahu dalam pikiranmu,
tugas-tugas kuliah serta nilai-nilai katrolan
menjadi monster seram dan kau takkan bisa lari.

Di hari depan, kau dibayangi oleh kemungkinan:
sarjana-sarjana lulusan negeri nan malang ini
harus memilih, jadi pengangguran, penipu, atau
pelacur yang mati bunuh diri.

Senen-Merak, 2013
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiPerjalan Kemarin
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar