loading...

Perkabungan Cincin

Untuk ia
yang merajai seluruh kerdip mata
yang mengalungkan keraguan di dada

Telunjuk kananku
- aku percaya -
bisa menuntunmu ke tempat semula
jalan dimana kau bisikkan sesuatu hal dengan hati-hati
sesuatu hal yang membawa kita ke panggung sederhana ini
sebelum melewati rel-rel penuh gumam
menjumpai benturan-benturan keras di kepalaku.

Dan tak perlu berkabung
jika cincin ini mengusikmu
membangunkanmu
dari mimpi yang kau susun sendiri.

Pastilah ada api menyala dari kayu hijau
kayu yang akan kau hanguskan suatu malam nanti
saat kau tak mampu menampung lenguhku

Aku sudah bercermin sebelum kau menyuruhku
dan dengan amat sadar kupuja-puja kesenyapanmu
seperti puisi-puisiku
membenam-benamkan keningmu yang salju.

2009
"Puisi Nana Riskhi Susanti"
PuisiPerkabungan Cincin
Karya: Nana Riskhi Susanti

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top