loading...

Ponsel

Wajah siapa yang paling lama ditatap bola matamu
tubuh siapa yang paling rutin dipijit jari tanganmu
suara siapa yang paling rajin mengusik telingamu
selain daripada aku.

Kulit siapa yang tak kau biarkan berdebu
geliat siapa yang tak kau izinkan membatu
mulut siapa yang tak kau harapkan membisu
selain daripada aku.

Yang memulai percakapan dengan sentuhan
yang mengusir kejenuhan dengan jentikan
yang melipat keperluan dengan ketikan
adakah selain aku.

Yang menjadi sahabat tanpa perjamuan
yang menjadi kekasih tanpa kesepakatan
yang ada di ranjangmu tanpa pernikahan
adakah selain aku.

Adalah benda yang senantiasa kau bawa
berhak menyela rutinitasmu kapan saja
sampai keberadaannya selalu kau jaga
meski tak mengajarimu arti setia.

Surakarta, 7 September 2012
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
PuisiPonsel
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top