loading...

Rahasia Perawan Suci

Empat musim kehilangan lumut
yang menghitung sorot mercusuar di tepi dermaga arther
tulang kecil yang kering di ujung batang mega-mega
mengurai pikal jaring laba-laba di tepian ranjang bianglala
mengasap pekat
meringkuk di pangkuan ajal merona
sembari menyaksikan cucuran keringat yang menghamili
kantong plastik dengan menjarah ufuk bukit

Kelabu hening, di pinggir mendidihnya air yang mendarat
pada lambung mimpi
rimbun atas hujan cinta, yang tertelan oleh mangsa
bersama waktu pepat yang mengentalkan semesta
tertelan rembulan ungu, yang berbaring di sketsa.

Prasastimu terbelah jaring hitam di pohon pakis
pada rajutan di ujung putik penantian yang mengikis.

Magetan, 4 Mei 2014
"Puisi Kinanthi Anggraini"
PuisiRahasia Perawan Suci
Karya: Kinanthi Anggraini

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

  1. Replies
    1. Yep. Sayangnya udah kawin, jadi ya... ya gimana ya... Ya udah punya orang :D

      Delete

loading...
 
Top