loading...

Sebatas Kata

Sudah pukul tiga tepat dini hari,
angin berbisik padaku
“mereka bohong, sama seperti biasanya”
kupejamkan mata, bulu roma tegak berdiri
tengadah ke langit-langit perih.

Kuhisap rokok, kepulnya mengumpul dalam paru-paru
nampak wajah bangsa yang sedang kita bicarakan
berada di antara kepulan, hitam dan berlubang.

Perlahan suara-suara menjinjit langkah melarikan diri
sepi…
Kubuka mata, tak ada siapa-siapa
hanya kibar lelah bendera di ujung tiang.

Di teras pendopo nampak kata-kata berserakan
tak satu pun dapat terbaca maknanya.

Cilegon, Banten 
19 November 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiSebatas Kata
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top