Sederak Pintu

Cahaya di jendela
mataku seperti akan gugur
namun ada yang tergelincir
lebih dulu ke tebing curam
tempat seluruh airmata
gelar kenduri duka
di atas nisan
pekuburan
bulan-matahari
jantung menderu
simfonikan rindu
pada seraut maut
di muka pintu.

Cilegon, Banten
8 Juni 2012
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiSederak Pintu
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top