Bisnis

header ads

Puisi: Selembar Daun (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Selembar Daun

Tentang nganga urat daun beringin di halaman
menerima titah, berserah pasrah
getah berkilah, ke pelukan tunas
sebentar lagi dia akan patah
meninggalkan ranting
ditangkap akar
dibawa angin
dingin.

Hijau itu menjadi kuningan, karat!
Bercampur debu
dan curah hujan melekat
nyaris hitam dari kejauhan.

Kulihat dia serupa pendar
ketika terik menarik patahannya
gemeretak, menggelinjang
sejenak terdiam, menatap awan berarak
: langit masih mencintainya
lantas setengah teriak meregang nyawa.

Juga bumi, mulai menyatakan cinta
pada selembar daun yang terbuang
satu-persatu terkelupas
merabuk, menjadi tanah.

Cilegon, Banten
7 Oktober 2011
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiSelembar Daun
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar