Bisnis

header ads

Puisi: Semakin Sering (Karya Putu Oka Sukanta)

Semakin Sering

Semakin sering kita bertanya
tidak hanya dimana kita sekarang
kabut knalpot menutup pandang
bukankah masih di rumah kita berdua
Ragu, keraguan, gamang, kegamangan.

Siapa engkau istriku?
Siapa aku suamimu?

Pacu kuda, kuda dilecut berpacu
mengusung ide-ide, juga amanat Tuhan
telah menjadi mantel atau degup jantung
Ah, sudah waktunya mencari terminal
sejenak, setidaknya mengenang cinta
dalam kerinduan yang tak berwajah.

Jakarta, 2006
"Puisi Putu Oka Sukanta"
PuisiSemakin Sering
Karya: Putu Oka Sukanta

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar