Seperti Dedaunan

Kuingin cintaku seperti dedaunan
dengan gigih mampu bertahan
dari angin tak bersahabat
yang kerapkali datang menyapa
seringkali ia harus rela berguguran
sewaktu terik kian meninggi
karena itu buah pengorbanan
demi pohon yang ia cintai
namun dedaunan tak pernah mati
meski tubuhnya telah membusuk
dan akar pun tahu akan tugasnya
ia rengkuh dedaunan itu
menjadi bagian dari nafasnya
lalu dedaunan bereinkarnasi
bersama datangnya musim semi.


Jepara, 18 April 2007-14 Agustus 2012
"Puisi Lasinta Ari Nendra Wibawa"
PuisiSeperti Dedaunan
Karya: Lasinta Ari Nendra Wibawa

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top