Bisnis

header ads

Puisi: Setiap Tengah Malam (Karya Nirwan Dewanto)

Setiap Tengah Malam

Setiap tengah malam, bunyi serunai kereta api pengangkut batu-bara
Mendesak gendang telinganya. Tengah malam ketika ia merasa mesti
Meminum segelas susu, sebelum menyelamatkan ke dalam mimpinya - 
Menyelamatkan, misalnya, warna merah pangkal sayap burung hitam
Atau ceceran darah rakun yang mati terlindas sia-sia di jalan raya -
Sudah tiga musim begini, dan ia tetap saja tak mampu memastikan
Rangkaian gerbong terbuka yang merayap sopan itu melewati depan
Ataukah belakang rumahnya. Dan ia berharap si masinis selalu belia.

2009
"Puisi Nirwan Dewanto"
PuisiSetiap Tengah Malam
Karya: Nirwan Dewanto

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar