Tentang Ingatan

Ingatan terkapar di hamparan sawah bongkah
setelah jutaan fitnah menyeret tualang pulang
kembali semburat langit desa hujani saraf otak
wangi nasi liwet dan segelas teh pagi. Kini nyeri.

Apalah lagi mesti kutitimangsakan pada puisi
hari-hari - huruf-huruf - hasratku terkungkung
dalam kamar mencabar denyar yang memudar
“tentang suka dan duka sejatinya ia nada dasar”
dalam pesakitan ini segalanya telah terlempar.

Ya, aku lebih dari diam bahkan tak bergumam
erangan menjelma lembaran antologi paling bisu
sedang musik dan bebunyian semayam dalam dadaku
: abstraksi suara membongkar genderang telinga - jiwa!

PBKS, 2013
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiTentang Ingatan
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top