Bisnis

header ads

Puisi: Terlepas (Karya Muhammad Rois Rinaldi)

Terlepas

Sesungguhnya aku tak pernah percaya pada kutuk, bu
karena setiap malam kau selalu mengajarkan doa-doa
dan menutup semua dongengan dengan satu kecupan
sebelum akhirnya kantuk merampasku ke ruang fana
ruang yang kausebut mimpi tempat tumbuh bebunga.

Tapi setiap pagi buka mata, layang-layang putus benang
jangkrik mati atas pematang dan kerianganku, bu....
keriangan berada di tempat asing yang tak tersentuh.

Kini aku tak pernah tidur bu, menolak mimpi-mimpi
menjadikan malam musuh bebuyutan, kuperangi ia
tapi bu, ini lebih menyakitkan dari kekanak yang retak
kelereng hilang, dari kembara tak tahu arah kembali.

Barangkali benar, selalu ada cara menimpakan kutuk
kini jadilah aku penyair, menelan pahitnya insomnia
mengimbangi setiap gerak dada dengan leliuk kata
merimba ke mana-mana demi secawan arak makna.

Membayang seluruh kisah bocah yang dirampok waktu
membayang, bu. Hingga kepayang dan kejang-kejang
dan hanya kenang-mengenang - lukalah bagi yang terlepas

Cilegon, 2013
"Puisi Muhammad Rois Rinaldi"
PuisiTerlepas
Karya: Muhammad Rois Rinaldi

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar