loading...

Tuhan, Tuhan, Kenapa Kau Tinggalkan Daku?

Aku telentang di rumput yang
penuh onak kayu
Sungai mengalir deras
di bawah tubuhku
Airnya tempias
mengempas wajahku.

Di bawah seluas-luas cakrawala
Aku coba menghitung luka
Memetik rasa pedih
Karena dikoyak waktu.

Jiwaku lapar
Perasaanku ngantuk 
Tubuh terasa mengapung
Dan kadang menghanyut
Entah ke mana.

Tahun demi tahun berlalu
Aku bagai masuk lorong waktu
Gagap, bimbang, gamang
Mondar-mandir dan salah jalan.

Yang kurindukan 
hanya suara-Mu.
Suara yang memanggil-manggil
Di tengah terjal batu-batu sungai.
Dan percik air yang
Membilas-bilas wajahku.

Tuhanku, Tuhanku
Sekarang aku sedang 
tak berdaya
Aku merindukan-Mu.
Kenapa Kau tinggalkan daku?

Aku telentang di rumput yang
penuh onak kayu
Sungai mengalir deras
di bawah tubuhku.
Kuseru-seru nama-Mu.

2015
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiTuhan, Tuhan, Kenapa Kau Tinggalkan Daku?
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top