Bisnis

header ads

Puisi: Untuk sebuah Mimpi dan Arti kata Merdeka

Untuk sebuah Mimpi dan Arti kata Merdeka

Ketika luka luka itu masih terus meradang dengan sakitnya adikku,
aku seberangi sungai dan panjati puncak puncak gunung negerimu.

Ini untuk sebuah mimpi dan arti kata merdeka yang diperjuangkan,
dan di sini aku pernah bikin janji jika aku mati kuburlah tanpa nisan.

Waktu itu barisanmu berderap maju tanpa kata menyerah,
bersemangat sumpah “hutang darah harus dibayar dengan darah”.

Orang orang boleh saja bermimpi ya adikku tiada yang melarang,
tapi kenyataan kenyataan lain dari apa yang dirancang.

Hari ini adalah hari yang Ke-30 pernikahan kita
di bawah tenda dan senja dengan bunga merah kesumba.

Sayup sayup terdengar suara tembakan senapang jauh,
di lekuk siku jalan cinta kita bersauh.

Amsterdam, 05 Februari 2006
"Puisi Mawie Ananta Jonie"
PuisiUntuk sebuah Mimpi dan Arti kata Merdeka
Karya: Mawie Ananta Jonie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar