loading...

Ziarah Bulan

Aku yang tak pernah paling darimu,
selalu menemukan
sesuatu yang baru di matamu.
Hari ini, kulihat rimbunan
hutan hujan tropis.

Aku mencoba masuk ke dalamnya,
membangun rumah pohon
bagi segenap letihku.

Telaga matamu
adalah penghilang dahagaku,
dan pembasuh luka,
usai aku menyusuri hujan
sepanjang sunyi yang duri.

Kekasih,
aku ingin menziarahi bulan
di rahim rindumu.
Kapankah dia menjelma purnama,
lalu kita sematkan di ranting cemara,
untuk hiasi wajah malam.

2017
"Puisi Joshua Igho"
Puisi: Ziarah Bulan
Karya: Joshua Igho

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

|www. sepenuhnya .com ||

Post a Comment

loading...
 
Top