Puisi: Badut (Karya Remy Sylado)
Puisi: Badut (Karya Remy Sylado)

Badut Ketika aku berselisih dengan ketuaan sinting kau meminta datang gempa gemuruh air bah, mele...

Read More »

Puisi: Celaka 13 (Karya Remy Sylado)
Puisi: Celaka 13 (Karya Remy Sylado)

Celaka 13 Kalau jalanan macet pada jam 18.00 padahal mobilmu korslet lampunya dan di garis E be...

Read More »

Puisi: Kosong (Karya Remy Sylado)
Puisi: Kosong (Karya Remy Sylado)

Kosong Kosong di luar Kosong di dalam. Di luar kosong Di dalam kosong. Ku berjalan tetap...

Read More »

Puisi: Origo Mali (Karya Remy Sylado)
Puisi: Origo Mali (Karya Remy Sylado)

Origo Mali Kita mesti mendirikan keberanian di hati menolak pemaksaan cinta dari aksara-aksara s...

Read More »

Puisi: Telor-Telor (Karya Remy Sylado)
Puisi: Telor-Telor (Karya Remy Sylado)

Telor-Telor Dua telor martabak spesial. Tiga telor martabak istimewa. Empat telor sepa...

Read More »

Puisi: Mintakat (Karya Remy Sylado)
Puisi: Mintakat (Karya Remy Sylado)

Mintakat Mawar mau mati dilupakan boleh juga harum melati tak diingat lagi asal jangan tinggalka...

Read More »

Puisi: Jarum Waktu (Karya Remy Sylado)
Puisi: Jarum Waktu (Karya Remy Sylado)

Jarum Waktu Kalau takut pada masa lalu jangan pindahkan matamu di belakang selagi ada benderang ...

Read More »

Puisi: Meretas di Atas Batas
Puisi: Meretas di Atas Batas

Meretas di Atas Batas Aku mau berdiri Berlari Mengejar matahari. Rumput-rumput terdiam Mel...

Read More »

Puisi: Jerit Sandal Jepit (Karya Remy Sylado)
Puisi: Jerit Sandal Jepit (Karya Remy Sylado)

Jerit Sandal Jepit Di celah-celah sudut sempit terhimpit Manusia seperti sandal jepit menjerit-jer...

Read More »

5 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali (Harga 300ribuan)
5 Hotel Dekat Bandara Ngurah Rai Bali (Harga 300ribuan)

Lokasi Hotel yang dekat dengan bandara memang menguntungkan. Selain akan menjadi pilihan terbaik untuk mengantisipasi keterlambatan masuk p...

Read More »

Puisi: Tamasya dalam Gelap (Karya Remy Sylado)
Puisi: Tamasya dalam Gelap (Karya Remy Sylado)

Tamasya dalam Gelap Kita tak pandai lagi membedakan Ketakutan dalam bicara atau bicara dalam takut...

Read More »

Puisi: Dari Cinta Orang Bermusuhan
Puisi: Dari Cinta Orang Bermusuhan

Dari Cinta Orang Bermusuhan Awan segala warna membalut mata ada sebuah jendela di atas langit di...

Read More »

Puisi: Jalan Sendiri (Karya Remy Sylado)
Puisi: Jalan Sendiri (Karya Remy Sylado)

Jalan Sendiri Aku ingin tersesat di jalan yang berulang kulalui sendiri sejak usia teruna siapa ...

Read More »

Puisi: Cadangan Hati yang Menyerah
Puisi: Cadangan Hati yang Menyerah

Cadangan Hati yang Menyerah Di antara pendakian yang terjal dan susah mencapai puncak berkabut E...

Read More »

Puisi: Siluet (Karya Remy Sylado)
Puisi: Siluet (Karya Remy Sylado)

Siluet Aku terombang-ambing dari bimbang ke bimbang bagai anak domba tersesat dalam hutan pera...

Read More »

Puisi: Sajak Lipan Seribu Kaki
Puisi: Sajak Lipan Seribu Kaki

Sajak Lipan Seribu Kaki Lapar telah menghilangkan sopan santunku. Maaf aku  kira darah dagingku b...

Read More »

Puisi: Menuju Jalan Khalwat (Karya Remy Sylado)
Puisi: Menuju Jalan Khalwat (Karya Remy Sylado)

Menuju Jalan Khalwat Perisai perangku telah remuk oleh gada musuh dan rusak berantakan pagar di mu...

Read More »

Puisi: Salju di Puncak Jayawijaya (Karya Remy Sylado)
Puisi: Salju di Puncak Jayawijaya (Karya Remy Sylado)

Salju di Puncak Jayawijaya Seperti daun cemara di salju Jayawijaya tetap hijau dalam kabur keputih...

Read More »

Puisi: Kristen-Islam (Karya Remy Sylado)
Puisi: Kristen-Islam (Karya Remy Sylado)

Kristen-Islam Anak-anak Ibrahim adalah jalan kereta api Satu rel di kiri satu rel di kanan Pan...

Read More »

Puisi: Menghitung Ufuk (Karya Remy Sylado)
Puisi: Menghitung Ufuk (Karya Remy Sylado)

Menghitung Ufuk Berapa ufuk yang aku kenal Adakah di situ mengalir mata air yang mengenyangkan d...

Read More »

Puisi: Sajak Ember-Ember (Karya Remy Sylado)
Puisi: Sajak Ember-Ember (Karya Remy Sylado)

Sajak Ember-Ember ( Tentang Kerusuhan Mei 1998 ) Di tengah kerusuhan Mei di Jakarta orang-orang ...

Read More »

Puisi: Dengan Sukarela (Karya Remy Sylado)
Puisi: Dengan Sukarela (Karya Remy Sylado)

Dengan Sukarela Dalam diri kita ada naluri burung ingin bebas dari sangkar terkurung dalam jer...

Read More »

Puisi: Karya Lukisan (Karya Remy Sylado)
Puisi: Karya Lukisan (Karya Remy Sylado)

Karya Lukisan Pelukis bisa bicara tentang manusia dalam karya lukisannya Manusia dalam karya luk...

Read More »

Puisi: Di sini Musafir Menghentikan Kelana
Puisi: Di sini Musafir Menghentikan Kelana

Di sini Musafir Menghentikan Kelana Di sini pelabuhan seorang musafir “Cinta!” Tanggal mesti kep...

Read More »

Puisi: Mencari Gnosis (Karya Remy Sylado)
Puisi: Mencari Gnosis (Karya Remy Sylado)

Mencari Gnosis Orang mencari gnosis pada samadi aku menemukan pada memejamkan mata Apa engkau p...

Read More »

Puisi: Bakung Putih di Batu (Karya Remy Sylado)
Puisi: Bakung Putih di Batu (Karya Remy Sylado)

Bakung Putih di Batu Orang-orang yang tidur tidak nyenyak tidurnya tetap bangun hatinya bangun...

Read More »

Puisi: Tiba di Sebuah Negeri
Puisi: Tiba di Sebuah Negeri

Tiba di Sebuah Negeri Mimpi-mimpi lalu pelan nyata di tangan tapi di hati, tetap dirinya mendek...

Read More »

Puisi: Misa buat Kakek (Karya Remy Sylado)
Puisi: Misa buat Kakek (Karya Remy Sylado)

Misa buat Kakek Dingin bulan penghujan kakek adalah kelelawar yang punya malam. "Engkau ti...

Read More »

Puisi: Pun (Karya Remy Sylado)
Puisi: Pun (Karya Remy Sylado)

Pun Waktu aku susah kupikir angguran jadi gila berteriak di jalanan tanpa dipedulikan Toh sebua...

Read More »

Puisi: Fiil (Karya Remy Sylado)
Puisi: Fiil (Karya Remy Sylado)

Fiil Tak datang semut di tumpukan sambiroto Setelah usiamu mencapai 18.250 hari, rasakan betapa ...

Read More »

Puisi: Ketika Mata Dipejamkan
Puisi: Ketika Mata Dipejamkan

Ketika Mata Dipejamkan Dari keras kepala kita belajar berperang Mengalirkan pengalaman tenahak pri...

Read More »
loading...
 
Top