Bisnis

header ads

Puisi: Aku Mencari Diriku pada Selembar Wajah

Aku Mencari Diriku pada Selembar Wajah

Aku mencari diriku pada selembar wajah kenangan
satu wajah yang menancap pucuk-pucuk setiap de
guban
kemudian memarahi kegelisahan bila lekang ingatan
kepadanya, yang telah berabad lama dikebumikan
namun setiap degub meyakini ia masih hidup.

Bukan wajah ayah atau ibuku, bukan pula perem
puanku
aku tak menemukan diriku di wajah mereka
karena selembar wajah itu
merangkum semua wajah yang kurindukan
termasuk asal mula darah dagingku bermula
termasuk silsilah bagaimana hasratku mencari.

Orang-orang tak begitu jelas mengingat garis wajah 
itu
meski setiap degub mereka merangkum salam dan 
doa
setiap angin berhembus ke pohon-pohon,
burung-
burung juga lupa
mengingat wajahnya walau setiap saat bernyanyian
menyebut namanya dalam kicau-kicau paling purba.

Ia susah untuk dimuntahkan tinta ke setiap kanvas
sebab setiap pelukis akan gemetar hebat
menyentuhkan imaji dalam polesan wajah yang terlalu 
bercahaya itu
siapa dia yang kucari diriku padanya dalam ritual 
demi ritual
dalam sajak demi sajak dalam amal demi amal
dalam gerak sadar dalam ruang mimpi-mimpi indah.

Bagaimana bibirku tahan menyebutkan namanya
sedangkan pucuk jantungku lebih cepat mendegub
kannya.


Ganding Pustaka, 2015
"Puisi Raedu Basha"
PuisiAku Mencari Diriku pada Selembar Wajah
Karya: Raedu Basha

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar