loading...

Kekayon
(buat Jose Rizal Manua)

Aku bicara dengan dirimu dalam diriku
apa yang ditunggu pada keringat mencari
mata air di semua celah gunung cadas tandus.

Kekhawatiran pada satu-dua langkah di muka
bagaimana merdekanya dengan hafalan rapal
penuh bertabur sebagai bunga warna-warni
tapi tak tinggalkan harum kerna mati.

Aku mau masuk ke satu jalan tanpa cabang
menggiringku ke danau di atas gunung harapan
bagai kayon dengan dua pintu dijaga raksasa
meski cuma mimpi - ajari aku cara mendaki
sebab mimpi juga hiburan bagi kematian.

Jika mata air berubah jadi pancuran
di sana aku tahu tempatku istirahat
dan air mataku adalah gaduh sukacita.


"Puisi Remy Sylado"
PuisiKekayon
Karya: Remy Sylado

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top