Bisnis

header ads

Puisi: Perempuan dalam Secangkir Kopi (2)

Perempuan dalam Secangkir Kopi
(SA)

Aku ingin sekali bisa mengapung sembari berenangan di dalam 
kopimu. Kubayangkan, betapa nikmatnya hidup dipermainkan air 
yang gelap dan pahit sambil diguncang-guncang oleh sendokmu. 
Aku akan menukik, menyelam dan menggapai tanganmu lalu 
sesekali, sambil berkecipakan di dalam air yang hangat itu aku akan 
mencium bibirmu di pinggir cangkir. Tak ada yang bisa cemburu. 
Juga air ludah dan lendir di mulutmu.

Aku suka caramu memasukkan gula pasir ke cangkir dan 
menyedunya dengan air. Aku suka caramu membaui  kehangatan air 
kopi dan caramu mencecap dengan lidahmu. Kamu paling akan 
bertanya, sejak kapan kamu suka berenang? Aku akan menjawab, 
sejak kamu menjerng air, dan menuangkannya ke dalam 
termos. Di tengah hidup yang pahit, aku senang menyelam ke 
dalam kopi bersama seorang perempuan yang hangat. Tak ada yang 
bisa cemburu.Juga sendok dan piring kecil dekat cangkirmu.

Olala, Bintaro
Oktober, 2009
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiPerempuan dalam Secangkir Kopi (2)
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Posting Komentar

0 Komentar