loading...

Purwokerto Tengah Malam

(1)
Udara dingin membelit gedung-gedung batu
ketika jam menunjukkan pukul dua pagi.
Sitor membuka jendela kamar hotelnya,
dan di seantero langit tampak jelaga .

(2)
Ia  menuruni tangga, 
menyalakan gajetnya.
Dan di wallpaper, wajah Dainang muncul.
Tersenyum, dan tampak gigi emasnya.
Dan aneh, di telinga, ada  suara gegas 
kereta melintas,
deru pesawat terbang , 
dan perasaan turbulensi.
Sitor menarik nafas.

(3)
Udara dingin mencekik.
Sitor sampai di trotoar.
Jalanan lengang.
Kota kecil itu mulai mendengkur.

(4)
Lampu stasiun remang 
Bayang-bayangnya bergoyang
ketika ia tiba di stasiun.
Tapi gajetnya berkerlap-kerlip.
Di wallpaper, wajah Dainang berkelebat.

(5)
Persis di atas rel tempat Sitor lewat
Seekor gagak hitam melintas.
Langkahnya tertahan ditelan 
suara kereta yang bergegas.

Di wallpaper, wajah Dainang  muncul.
Tersenyum, dan tampak gigi emasnya.

2017
"Kurniawan Junaedhie"
PuisiPurwokerto Tengah Malam
Karya: Kurniawan Junaedhie

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top