loading...

Sepulang dari Ubud

Dalam ingatan
aroma tengukmu menambat sepanjang kepulangan
wangi kembang patung dewa
jalan sempit ada anjing mengintai tiap mata
muka pucat berpesta bir di bar
kulit cokelat langsat jadi juru parkir dan sopir
menunggu pelancong di gerbang villa
mataku merekam segala yang visual
sedang hatiku mencatatkan kata-kata
rasa menginapkan lekat kenangan yang nancap
tentang kesepian, malam yang dingin
dan aku menggigil bersama puisi
yang tak segera dituangkan oleh luka.

Ngurah Rai, 2015
"Puisi Raedu Basha"
PuisiSepulang dari Ubud
Karya: Raedu Basha

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top