loading...

Beranda Bandara dan Kibaran Bendera

Bandara, beranda
tak sekadar kata. pada dinding kaca
kita membaca arah ke angkasa.

Di beranda bandara, budaya
semestinya tak seperti buaya. merayu sesiapa
dengan deras airmata
kepalsuan semata

Beranda senja
membuka tirai waktu yang berkibar seperti bendera
matahari dan matahati, keduanya
hidup dalam degup.

Bersandar di beranda budaya
tak perlu bercadar. Kesabaran
ialah sayap-sayap doa mengangkasa
seperti pesawat yang melesat
di kedalaman hitungan jam.
Jambi, 2010
"Puisi Dimas Arika Mihardja"
PuisiBeranda Bandara dan Kibaran Bendera
Karya: Dimas Arika Mihardja

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top