loading...

Cerita tentang Pacuan

Aku pilih roda berlapis harkat
memulai pacuanku
dalam cerita tentang mesti hadir
di gurun waris segala kepura-puraan
Debu mengepul di belakang lari keretaku
menghalang pemandangan lawan yang dulu kawan.

Aku tahu tiada piala
yang berarti bagi temurun
dalam kata berbunga di mimpi raya
Kuyup keringat tak kenal jeda
mengakhiri pacuanku
Kutunggu pertandingan
di gurun lain entah apa.

Dalam tidak usah bicara menang
aku pun bicara tidak pernah kalah.

"Puisi Remy Sylado"
PuisiCerita tentang Pacuan
Karya: Remy Sylado

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top