loading...

Debu

Debu paling enteng di lantai 30
juga terbang menuju tanah tempat berangkat
maka aku tidak bicara apa yang kugapai
dari tubuh yang sama terbikin dari tanah
terus beriak seperti arus sungai di gunung
air mengalir mencari jalan di bebatuan
meninggalkan musik yang merangsang kehidupan
tak berhenti sampai aku berubah jadi debu.

"Puisi Remy Sylado"
PuisiDebu
Karya: Remy Sylado

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top