loading...

Di Hutan Lintong

Jalan setapak ini
jalan ayah, jalannya nenek
jalan nenek dari neneknya.

Jalan berawa berlumut
samar di dasar hutan
jalan ziarahku kini.

Ke pemukiman 8 generasi
kini kosong terbuka
di tengah rimba.

Tanpa hewan tanpa manusia
tinggal batu peti tengkorak
di benteng berbambu ciut.

Tinggal angin tinggal embun
degup jantungku
dikejut anggrek liar.

Dan kawanan rusa
di bekas ladang-ladang dulu
makan rumput muda.

Di malam purnama.

"Puisi Sitor Situmorang"
PuisiDi Hutan Lintong
Karya: Sitor Situmorang

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top