Ayah dan Burung-burung

Aku terbayang ayah yang melangkah di pematang
sawah kenangan. Sesekali langkahnya tertegun
ngungun bersama embun. Kadang ayah
bagai orang-orangan dari jerami
di tengah menguning padi. Kusentakkan tali rindu
di antara kami. Maka tersintaklah ayah
bersama riuh burung-burung yang berlepasan
tak kembali lagi.

Yogyakarta, 2011
"Puisi: Ayah dan Burung-burung"
Puisi: Ayah dan Burung-burung
Karya: Raudal Tanjung Banua

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Baca juga: Kumpulan Sajak Rindu Kekasih

Post A Comment:

0 comments: