loading...

Catatan 1961 Tersisa

Di pelataran atas gerbang istana kaisar
Wu pi phu - presiden negara -
Deng xiao ping - sekjen partainya -

Menerima para gubernur dan
tamu-tamu dari 6 benua.

Langit malam diterangi kembang-api
menggelegar seperti gemuruh pedang
1000 jengis khan dari padang udara
bergema sampai jauh di lautan.

Tentara Mongol atau Lasykar Han?
sejarah terbalut kaligrafi sajak
di kaki patung raksasa Mao -
tak mampu aku baca artinya.

Di wajah tuan rumah
yang terbalut pekat malam
nampak lakon sekilas
percikan kembang-api
di langit yang bisu.

Siapa penakluk, siapa yang ditaklukkan?
Siapa pemenang, siapa yang dimenangkan?
- kelir berganti -
Dalang, penonton, pengamat
Sama-sama terbalut langit bisu.

"Puisi Sitor Situmorang"
PuisiCatatan 1961 Tersisa
Karya: Sitor Situmorang

|| Jika berkenan? Tolong Bagikan ||
|| Jika kurang berkenan? Tolong Komentar ||
|| Jika ingin pergi? Tolong kembali lagi ||

Post a Comment

loading...
 
Top